oleh

Thomas Tuchel Anggap Napoli Lawan Paling Berat di Grup C Liga Champions

PLESBOL.COM – Pengundian babak fase grup Liga Champions 2018-2019 sudah selesai digelar kemarin, dimana menghasilkan banyak grup neraka, salah satunya adalah grup C yang berisi Paris Saint Germain, Napoli, Liverpool dan Red Star Belgrade. Menanggapi hal ini, Pelatih Paris Saint Germain, Thomas Tuchel anggap Napoli lawan paling berat yang ada di dalam grupnya.

Tanpa memandang remeh Liverpool dan Red Star, Tuchel mengungkapkan bahwa tidak pernah mudah melawan klub klub asal Italia, tak terkecuali Napoli. Apalagi klub berjuluk Il Partenope itu saat ini memiliki skuad tim yang solid, serta mereka dilatih oleh pelatih berkelas yang sudah memiliki banyak prestasi di ajang Liga Champions, yaitu Carlo Ancelotti. Atas hal itulah Tuchel sangat mewaspadai kiprah Napoli bersama Ancelotti di Liga Champions tahun ini.

 

Thomas Tuchel Anggap Napoli Lawan Paling Berat

Thomas Tuchel Anggap Napoli Lawan Paling Berat di Grup C Liga Champions

“Grup Liga Champions kali ini sangat sulit. Selalu rumit bila menghadapi tim asal Italia, Napoli dalam kasus kami karena mereka dipersiapkan secara taktis. Ancelotti adalah salah satu inspirasi saya, dia adalah sosok pelatih yang hebat”, ujar Tuchel dilansir dari Football Italia, pada Sabtu (1/9/18).

Seperti diketahui dalam gelaran Liga Champions kali ini ada banyak sekali grup neraka, yang salah satunya diisi oleh pasukan Thomas Tuchel. Jawara Ligue 1 itu akan dipertemukan dengan runner-up Seria A Napoli, lalu finalis Liga Champions musim lalu, Liverpool, dan tim yang berpotensi memberi kejutan musim ini, yaitu Red Star Belgrade.

Thomas Tuchel juga mengungkapkan bahwa akan sangat sulit bagi timnya untuk lolos dari fase grup, karena grup ini diisi oleh tim tim kuat. Tidak terkecuali tim yang banyak diremehkan seperti Red Star Belgrade, wakil asal Serbia itu jelas tidak bisa dipandang sebelah mata, karena mereka bukan tim kemarin sore yang baru pertama mengikuti kejuaraan ini. Tim yang punya nama lain Crvena Zvezda ini bahkan pernah menjuarai Liga Champions pada tahun 1991 setelah mengalahkan Olympique Marseille dalam babak adu penalti.

Baca Juga :  Jadwal pertandingan liga Champions 8 November 2018

Dengan masuknya tiga klub di elit dalam satu grup, membuat persaingan akan sangat ketat karena hanya ada dua tiket yang diperebutkan otomatis akan ada satu tim elit yang akan tersingkir sangat awal di fase grup ini.

Komentar

Berita Terbaru