oleh

Liga 2 Indonesia Terkini : Sepak Bola Indonesia Dikuasai Mafia?

Pertandingan terakhir Liga 2 Indonesia terkini Grup A, masih menyisakan banyak cerita, salah satunya soal dugaan pengaturan pertandingan. Ada banya indikasi mengarah kepada dugaan tersebut. Diantaranya disahkannya gol off side PSS Sleman, kesalahan wasit memberikan hadiah penalti, sampai dengan dengan penampilan buruk kiper PS Mojokerto, penalti yang terbuang percuma, dan kejanggalan lainnya sepanjang sepanjang kompetisi.

Dugaan Pengaturan Skor Sudah Lama Terjadi

Fakta Liga 2 Indonesia terkini di atas seolah mengingatkan kita tentang salah satu problem sepak bola Indonesia. Kepala Bidang Penanganan Kasus Lembaga bantuan Hukum Jakarta, M. Isnur yang pernah melaporkan dugaan pengaturan skor mengatakan, sepak bola Indonesia ditahap kritis akibat ulah mafia sepak bola. Ia menyebutkan sudah ada skenario hasil liga, bahkan sebelum liga bergulir. Ia melanjutkan bahwa praktek ini sangat marak dalam 15 tahun terakhir.

Dalam sejarah sepak bola Indonesia dugaan pengaturan skor memang bukanlah hal asing terdengar, baik di tingkat klub maupun timnas. Pada tahun 2015, Johan Ibo tertanggap basah mencoba menyuap pemain Pusamania. Ibo kala itu ditangkap oleh Jajaran kepolisian Surabaya dengan beberapa bukti transaksi. Ada juga kasus sepak bola gajah antara PSS Sleman melawan PSIS Semarang tahun 2014.

Level Timnas Juga Tak Lepas Dari Kecurigaan

Tidak hanya pada Liga 2 Indonesia terkini, di level Timnas dugaan pengaturan skor juga pernah terjadi. Hal ini pernah diunggkap oleh M. Isnur yang pernah merekam percakapan bandar dan para pelaku pengaturan skor. kala itu timnas Vietnam U23 berhadapan dengan timna Indonesia U23. Pihak Bandar meminta Vietnam U23 bisa mengungguli Indonesia dengan skor lebih dari 4 gol. Laga tersebut berakhir dengan skor 5-0 untuk keunggulan Vietnam. Sebelum laga inipun Isnur juga menduga ada pengaturan skor ketika Indonesia kalah 5-0 dari Thailand.

Baca Juga :  Siapa Mafia Sepakbola Indonesia - Hidayat Bisa Mengungkap Kasus Mafia

Di Level Senior juga tidak lepas dari dugaan pengaturan skor seperti dugaan pada Liga 2 Indonesia terkini. Salah satunya pada laga kualifikasi Piala Dunia 2014, kala Indonesia menghadapi Bahrain 2012 silam. Ketika itu, Bahrain membutuhkan kemenangan dengan skor minimal 9-0 untuk dapat lolos ke babak selanjutnya. Dan pada laga itu pertandingan berakhir dengan skor 10-0 untuk kemenangan Bahrain. menyikapi dugaan tersebut, FIFA sempat melakukan penyeledikan. Namun hasil dari penelusuran FIFA ini belum diketahui hasilnya sampai saat ini. Pihak PSSI pun memberikan pernyataan akan membentuk tim investigasi internal, namun seperti penyeledikan FIFA, hasilnya belum diketahui sampai sekarang.

Komentar

Berita Terbaru